Tahun 2023, Semua Dosen Unpab Bergelar S3

Sebanyak 80 dosen bersama pimpinan Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) dan Perguruan Panca Budi mengikuti kegiatan gathering dan Kunjungan muhibah ke Malaysia dan Thailand pada akhir Januari 2018.

GATHERINGdan Kunjungan muhibah dipimpin Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan MM merupakan bagian mewujudkan Unpab menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. Sejumlah perguruan tinggi di dua negara ASEAN ini didatangi untuk bertukar pengalaman, berbagi ilmu dan mempererat kerja sama pendidikan serta membangun sinergi. Silaturahim juga dilakukan Konjen KBRI di Penang Malaysia. Rombongan Unpab diterima Rektor Universiti Sains Malaysia (USM) Prof Datuk Asma Ismail, Head of Marketing Netherland Maritime Institut of Technology (NMIT) Dr Muhammad Imran Bin Razali, Director International Office Universiti Tun Hussein Inn Malaysia Prof Dr Kira iniKaprawi, pimpinan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Dr H Muhammad Zaly Shah dan Rektor UniMAP Dato Zul Azhar Bin Zahid Jamal dan Director of International Relations Office of Vice President Academic & Internationalisation Multimedia University Indahsah Binti Sidek. Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa MM melalui Rektor I Unpab Bhakti Alamsyah MT PhD didampingi Rektor III Unpab Samrin SE MM di Medan, Kamis (1/2) memaparkan gathering dosen tahun 2018 memberikan nuansa berbeda dibandingkan gathering sebelumnya.

Sebab banyak diisi dengan pemahaman akademik, menambah pengetahuan dan pengalaman serta menjajaki peluang untuk kuliah strata-3. “Peserta gathering dipilih berdasarkan rangking kinerja dosen. Terbaik diantaranya dalam melakukan penelitian, pengabdian masyarakat, pengajaran dan membantu administrasi program studi (prodi). Ke Thailand dan Malaysia diharapkan dapat menambah wawasan dosen Unpab,” kata Bhakti Alamsyah. Terkait kunjungan ke Thailand dan Malaysia, lanjut Rektor I Unpab, rombongan diterima dengan baik oleh para pimpinan perguruan tinggi yang yang dikunjungi. Sambutan hangat juga diberikan oleh pihak Konjen KBRI di Penang. “Secara keseluruhan terdapat lebih 50 dosen Unpab akan melanjutkan jenjang pendidikan S3 dalam berbagai prodi seperti Arsitektur dan Teknik Elektro. Ada yang mendapat beasiswa, ada juga yang mendapatkan program khusus. Sesuai dengan harapan maka pada tahun 2023, semua Dosen Unpab telah berkualifikasi S3,” ucapnya. Selain gathering dosen, lanjut Bhakti Alamsyah, juga dilakukan gathering pimpinan di Pulau Langkawi yang mempertemukan pimpinan yayasan, pimpinan perguruan, pimpinan Unpab dan pimpinan-pimpinan unit lainnya yang di bawah yayasan. Selain menggalang kerja sama untuk Unpab, lanjut Bhakti Alamsyah, lawatan ke Thailand dan Malaysia juga membuka kerja sama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut.

Rektor Unpab juga Sekretaris Umum Aptisi Sumut dan Rektor II Unpab Dra Hj Irma Fatmawati SH MHum selaku Ketua Bidang Kerjasama Aptisi Sumut juga berharap kerjasama yang terbina juga dapat dirasakan perguruantinggi lain di Sumut. Dengan semakin banyak perguruan tinggi di Sumut yang dapat bekerja sama maka perkuliahan S3 oleh perguruan tinggi dari Malaysia dan Thailand, nantinya dapat dilaksanakan di Medan. Rektor I Unpab Bhakti Alamsyah MT PhD menambahkan kerjasama antar Unpab bersama Aptisi Sumut juga akan bekerja sama dalam pengembangan pusat inkubator, penelitian bersama green city, perpustakaan digital dan laboratorium yang terstruktur dan dikelola dengan semakin lebih baik. Ada juga kerjasama pertukaran mahasiswa antar-bangsa. Ia menambahkan saat ini semua dosen Unpab telah berkualifikasi S2. “Saat ini di Unpab terdapat 269 dosen. Semua sudah S2. Yang S3 baru 10 persen. Tahun 2023, Semua Dosen Unpab berkualifikasi S3. Pak Rektor Unpab sudah mencanangkan tahun ini sebagai tahun mulai sekolah bagi dosen,” tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *