Syukuran Prodi Akuntansi Prodi Ke 2 Meraih A

Di
penghujung Maret tahun 2019 ini, Program Studi Akuntansi Universitas
Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan memeroleh prestasi yang membanggakan.
Pasalnya, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lewat Surat
Keterangan BAN-PT Nomor: 421/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2019 menetapkan Prodi Akuntansi
Unpab meraih akreditasi A.

Kepala Prodi Akuntansi Fakultas Sains dan
Sosial (FSS) Unpab Anggi Pratama Nasution, SE., M.Si mengatakan, kepada wartawan di kamus Unpab, Rabu (30/3)
mengatakan, hasil akreditasi Prodi Akuntansi terbaru diperoleh melalui beberapa
tahap, salah satunya kegiatan visitasi yang telah dilaksanakan pada 27
februari-01 Maret 2019 di Gedung A Ruang Seminar, Kampus I Unpab Medan.

Tim Asesor yang terdiri dari Dr Erizal
Syofyan SE.,M.Si, Ak Dari Universitas Negeri Padang Dan Dr Dody Hapsoro
Tarcisius dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN melakukan
penilaian dari beberapa aspek, yaitu visi, misi, sasaran, strategi pencapaian,
tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.

“Juga dinilai terkait mahasiswa dan lulusan,
kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, pembiayaan, sarana dan prasarana,
sistem informasi, penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan
kerja sama,” kata Anggi.

Sementara itu, Rektor Unpab Bapak Dr H M Isa
Indrawan SE.,MM menyampaikan, tahun Ini merupakan tahun akreditasi bagi
Unpab. Pasalnya, tahun ini ada 13 prodi yang akan melaksanakan akreditasi dan
yang telah selesai di akreditasi itu ada 6 Prodi 4 Prodi Mendapat B, dan 2 Prodi Mendapat A .

“Penilaian telah dilakukan sesuai dengan SOP
seluruh prodi telah menjalankan tupoksi dengan metode yang sama. Prodi Akuntansi
merupakan prodi kedua yang mendapat akreditasi A,” katanya, Sabtu (30/3) seraya
berharap prodi lain di Unpab harus mampu mendapat akreditasi A.

Ditegaskannya, keputusan mengenai mutu
didasarkan pada evaluasi dan penilaian terhadap berbagai bukti yang terkait
dengan standar yang ditetapkan dan berdasarkan nalar dan pertimbangan tim
asesor. Untuk itu, bukti-bukti yang diperlukan termasuk laporan tertulis harus
disiapkan, diverifikasi dan divalidasi melalui kunjungan (asesmen lapangan tim
asesor) seperti dokumen-dokumen pelengkap, surat keputusan, standar operasi
prosedur, memo, tesis, hasil penelitian, buku karangan dosen dan bukti-bukti
kegiatan lainnya.

Tahap terakhir setelah melakukan visitasi,
tim asesor melakukan pembobotan nilai, validasi hasil asesmen lapangan dan
kemudian membuat keputuskan akreditasi,

BPSI Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *