Al-Qaeda Kembali Serukan Serangan ke Myanmar

Victor Maulana

Al-Qaeda Kembali Serukan Serangan ke Myanmar
Etnis Rohingya di pengungsian Bangladesh. FOTO/BBC.co.uk

A+ A- SANAA – Kelompok militan al-Qaeda kembali menyerukan serangan terhadap Myanmar, sebagai bentuk balasan atas kekerasan terhadap etnis Rohingya. Ini adalah seruan kedua yang disampaikan oleh al-Qaeda terkait Rohingnya.
Al-Qaeda mendesak umat Muslim di seluruh dunia untuk mendukung sesama Muslim Myanmar dengan memberikan bantuan, bukan hanya berupa bantuan kemanusiaan, tapi juga senjata dan dukungan militer.
"Perlakuan buas tersebut ditujukan kepada saudara-saudara Muslim kita. Tidak akan berlalu tanpa hukuman," kata Al Qaeda dalam sebuah pernyataan, menurut kelompok pemantauan SITE.
"Pemerintah Myanmar harus merasakan apa yang telah dirasakan oleh saudara-saudara Muslim kita," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (13/9).
Sebelumnya, Seorang pemimpin senior al-Qaeda cabang Yaman menyerukan serangan terhadap otoritas Myanmar untuk mendukung minoritas Muslim Rohingya. Dalam pesan video yang dikeluarkan oleh yayasan media al-Malahem Al Qaeda, Khaled Batarfi meminta umat Islam di Bangladesh, India, Indonesia dan Malaysia untuk mendukung Rohingya.
Batarfi, yang dibebaskan dari penjara Yaman pada tahun 2015 ketika al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP) merebut kota pelabuhan Mukalla, juga mendesak al-Qaeda cabang India untuk melakukan serangan. (esn) Follow Us : Follow @SINDOnewsOriginal Article

Facebook Comments